Jumat, Juli 17, 2009

Beberapa anomali & keganjilan di dalam foto Apollo


Dari semua kejadian yang pernah diberitakan bahwa USA pernah mengirimkan astronaut Apollo-nya ke Bulan dan berhasil mendarat disana adalah bohong belaka dan kebohongan ini telah terlanjur dipercayai oleh banyak masyarakat (hoax). Dari beberapa data termasuk berupa foto saja sudah mencukupi sebagai bukti kebohongan tersebut dan NASA tidak menginginkan adu argument mengenai semuanya itu. Bukti tersebut juga terlontar oleh beberapa ahli astronomi dan para pencipta bahan dan alat penunjang yang digunakan di dalam misi tersebut.

Beberapa anomali & keganjilan di dalam foto Apollo yaitu:

1. Pada saat wahana (Lunar Landing Vehicle) mendarat di bulan, tidak terdapat bekas pengapian atau pembakaran dari roket pendarat ataupun bekas pasir-pasir yang berterbangan dibawah wahana tersebut.

2. Saat pengibaran bendera USA di atas permukaan bulan yang terlihat pada film dokumenter, terdeteksi adanya angin yang sempat menyambar bendera itu dan menyebabkan bendera bergerak & berkibar beberapa saat, yang mana diketahui bahwa di Bulan tidak terdapat angin karena Bulan tidak memiliki atmosphire.

3. Pada saat para astronaut berjalan pada film dokumenter, hasil rekaman dicoba dicepatkan 2x dari kecepatan normal dan terbukti seperti berjalan di Bumi, mengingat grafitasi Bulan lebih kecil 6x dibandingkan dengan grafitasi Bumi maka film asli sengaja dilambatkan.

4. Tidak adanya kawah hasil tabrakan meteorit (crater) di semua foto/film Apollo pada permukaan Bulan, mengingat di Bulan hampir setiap saat selalu dihujani meteorit dan membekas seperti kawah di setiap permukaannya.

5. Dari hasil dokumentasi berupa foto/film terdapat garis silang sebagai kordinat ( Crosshair + ), yang mana garis silang tersebut selalu ada di depan objek foto. Tetapi dari beberapa hasil foto, garis silang tersebut justru ada di belakang objek.

6. Dari hasil dokumentasi berupa foto/film terdapat beberapa pencahayaan yang tidak perspektif, misal badan astronout mendapat cahaya matahari dari arah depan tetapi beberapa batuan bulan mendapat cahaya matahari dari samping.

7. Di bulan tidak memiliki atmosphire sebagai bantuan untuk menghalangi sinar matahari dari radiasi, maka jika manusia terkena matahari langsung saat di bulan, maka suhunya mencapai +250° Celcius ditambah dengan beberapa jenis radiasi, sedangkan diwaktu tidak terkena cahaya matahari langsung di Bulan suhunya mencapai -250° Celcius.

8. Misi Apollo 11 lebih dari 20 jam pada saat di Bulan, sebuah misi yang amat berat pada masa itu bahkan pada saat sekarang, dan saat hari berikutnya disebutkan mereka berjalan di area lain, tetapi gambar menunjukkan mereka ada di tempat yang sama.

9. Dari hasil dokumentasi berupa foto/film sekeliling mereka seperti bukan di bulan dari pijakan di tanah lebih banyak pasir dan seperti lembab karena di bulan tidak ada atmospire apalagi air.

10 . Dari foto satelit pada Area 51 di Arizona, USA diketahui adanya lubang kawah (crater) seperti di permukaan bulan yang bentuknya mirip pada film dokumentasi asli dan terlihat pasa saat pendaratan dan take off saja.

11. Akhirnya dari hasil dokumentasi berupa foto/film yang tercetak dan film yang ada, tidak terdapat bintang. Di bulan yang tidak terdapat atmosphire dan gelap akan menampakkan bintang² yang jauh lebih banyak diatas cakrawalanya dibandingkan dengan penampakan bintang dari atas permukaan Bumi.

12. Jika berhasil mendarat di bulan dan berhasil kembali lagi ke Bumi maka misi dikatakan berhasil, secara logika pasti ada misi lanjutan untuk menindaklanjuti misi yang telah berhasil tersebut mengingat hingga hari ini tidak ada lagi misi ke bulan.

13. Beberapa tahun kemudian Jepang mengirimkan wahana tanpa awak mengelilingi bulan tetapi tidak terlihat dimana wahana USA itu mendarat dan tidak tampak adanya bendera USA di permukaan bulan.

Kesimpulan: Mereka telah (setting) men-set rekaman sedemikian rupa dan pada saat itu nampak telah sempurna dan maju, tetapi pada saat era modern sekarang dengan teknologi yang jauh lebih maju akan terbukti keasliannya yang pada akhirnya masyarakat mengetahui bahwa mereka telah membuat film tersebut di area terlarang khusus NASA yang dikenal sebagai Area 51

Tidak ada komentar:

Posting Komentar