Jumat, Februari 05, 2010

Obat Pengendali Keinginan untuk Merokok

Tak lama lagi para perokok yang berjuang untuk berhenti merokok akan mempunyai obat yang dapat membantu mereka keluar dari masalah ini. Suatu penelitian kesehatan yang dilakukan oleh National Institute memberikan semacam obat kepada perokok, dimana obat tersebut mempunyai efek yang mirip dengan efek yang ditimbulkan nikotin. Sehingga dapat menurunkan keinginan mereka untuk merokok.

Nicholas H. Caskey,PhD, pimpinan penelitian ini menyatakan bahwa kebiasaan merokok dapat dikontrol dengan cara merangsang atau menghambat suatu zat kimia pada sistem saraf yang disebut dopamin. Obat yang dapat mengontrol dopamin tersebut adalah Bromokriptin yang dapat memberikan efek “kesenangan” yang ditimbulkan rokok pada para perokok.

Para peneliti tersebut membuat suatu pemeriksaan hubungan antara tingkat penggunaan nikotin dan dopamin. Dopamin dipercayakan mempengaruhi emosi dan perasaan senang. Ketika 20 orang perokok berat dalam penelitian ini meminum obat tersebut, ternyata mereka mengurangi menghisap rokok daripada obat yang diminum untuk menghambat efek-efek dopamin. Kenyataannya ketika diberikan penghambat dopamin, justru para perokok tersebut lebih sering dan lebih lama menghisap rokok.

Para peneliti juga menemukan beberapa efek yang menguntungkan dari Bromokriptin dalam merokok yaitu ketidakinginan (muak) untuk merokok. Mereka mengatakan juga bahwa efek-efek dari dopamin tetap menjalankan fungsinya tanpa adanya gangguan.

Bromokriptin biasanya digunakan untuk pengobatan berbagai tumor seperti halnya pada penyakit Parkinson.

Penelitian ini terbit di bulan September pada Nicotine & Tobacco Research.

(http://www.solusisehat.net)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar